Monday, November 4, 2013
Applikasi Download
Gan,Ni gua Lagi belajar Share Item...
Jadi,Kali ni gua mw share tentang Program Download... Sedot Gan :D
DOWNLOAD
DOWNLOAD
Download Tamplate Anime....
Keren Dan sangat Menarik
DOWNLOAD
DOWNLOAD
Buku dan Novel Terlaris Best Seller Gramedia
Buku dan Novel Terlaris Best Seller Gramedia - Beberapa waktu lalu Infodari telah memberikan daftar judul-judul novel terbaru dari Gramedia. Kali ini giliran informasi tentang daftar judul-judul nover terlaris (best seller) dari Gramedia Pustaka Utama yang infodari berikan untuk anda.. Data ini Infodari dapatkan dari Gramedia per tanggal 31 July dari sumber situs gramediapustakautama.com. Untuk anda yang hobby membaca buku dan novel, info ini bisa anda jadikan referensi mencari bacaan baru untuk mengisi waktu anda.
Di bawah ini merupakan kumpulan judul judul buku dan novel best seller gramedia, dilengkapi dengan gambar dan sinopsis novel terlaris dan buku terlaris yang diterbitkan Gramedia per Juli 2012. Pilih dari kedua tab di bawah ini untuk melihat daftar lengkapnyaBrave
1. Brave
The Movie Storybook
Oleh : Disney Pixar
Tags : Buku Anak, Disney, Pixar, Brave, Putri, Kerajaan, Movie Storybook
Sinopsis :
Merida, putri Raja Fergus dan Ratu Elinor dari Skotlandia, jago memanah dan berbagai kemampuan lain yang menurut ibunya tidak sesuai untuk putri raja. Merida dan Ratu Elinor memang sering berbeda pendapat.
Dalam salah satu perselisihan mereka, Merida tidak sengaja menimbulkan kekacauan di kerajaan. Ia lalu meminta bantuan penyihir. Sayang ibunya malah jadi kena kutukan.
Merida pun harus menemukan arti keberanian yang sesungguhnya untuk menyelamatkan kerajaan.
—————————————————————————————————————————————–
2. The Tokyo Zodiac Murders
Pembunuhan Zodiac Tokyo
Oleh : Soji Shimada
Tags : Novel, Misteri, Pembunuhan, Mutilasi, Detektif, Thriller, The Tokyo Zodiac Murders
Sinopsis :
Pada suatu malam bersalju tahun 1936, seorang seniman dipukuli hingga tewas di balik pintu studionya yang terkunci di Tokyo. Polisi menemukan surat wasiat aneh yang memaparkan rencananya untuk menciptakan Azoth—sang wanita sempurna—dari potongan-potongan tubuh para wanita muda kerabatnya. Tak lama sesudah itu, putri tertuanya dibunuh. Lalu putri-putrinya yang lain serta keponakan-keponakan perempuannya tiba-tiba menghilang. Satu per satu mayat mereka yang termutilasi ditemukan, semua dikubur sesuai dengan prinsip astrologis yang diuraikan sang seniman.
Pembantaian misterius itu mengguncang Jepang, menyibukkan pihak berwenang dan para detektif amatir, namun tirai misteri tetap tak terpecahkan selama lebih dari 40 tahun. Lalu pada suatu hari di tahun 1979, sebuah dokumen diserahkan kepada Kiyoshi Mitarai—astrolog, peramal nasib, dan detektif eksentrik. Dengan didampingi Dr. Watson versinya sendiri—ilustrator dan penggemar kisah detektif, Kazumi Ishioka—dia mulai melacak jejak pelaku Pembunuhan Zodiak Tokyo serta pencipta Azoth yang bagaikan lenyap ditelan bumi.
Kisah menarik tentang sulap dan ilusi karya salah satu pencerita misteri terkemuka di Jepang ini disusun seperti tragedi panggung yang megah. Penulis melemparkan tantangan kepada pembaca untuk membongkar misteri sebelum tirai ditutup.
—————————————————————————————————————————————–
3. Eragon 4: Inheritance
Warisan
Oleh : Christopher Paolini
Tags : Novel, Remaja, Fantasi, Petualangan, Naga, Eragon, Warisan
Sinopsis :
Semua berawal dengan Eragon…
Dan berakhir dengan Warisan.
Beberapa waktu lalu, Eragon––Shadeslayer, Penunggang Naga––bukanlah siapa-siapa, hanya bocah petani miskin. Naganya, Saphira, cuma batu biru di hutan. Sekarang, nasib seluruh umat manusia berada di tangan mereka.
Latihan dan pertempuran selama berbulan-bulan yang panjang membawa kemenangan dan harapan, tapi juga duka mencekam. Namun, pertempuran yang sesungguhnya belumlah terjadi: mereka harus berhadapan dengan Galbatorix. Mereka mesti cukup kuat untuk mengalahkannya. Dan kalau mereka tidak mampu, berarti yang lain tidak punya peluang.
Tidak ada yang menyangka sang Penunggang dan naganya akan mampu sampai sejauh ini. Tetapi, sanggupkah mereka menggulingkan si raja jahat dan mengembalikan keadilan ke Alagaƫsia? Dan kalaupun sanggup, seberapa besarkah pengorbanan yang harus dilakukan?
—————————————————————————————————————————————–
4. Ibuk,
Oleh : Iwan Setyawan
Tags : Novel, Cinta, Keluarga, Kehidupan, Perempuan, Ibu
Sinopsis :
“Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat.”
-Ibuk-
Masih belia usia Tinah saat itu. Suatu pagi di pasar Batu telah mengubah hidupnya. Sim, seorang kenek angkot, seorang playboy pasar yang berambut selalu klimis dan bersandal jepit, hadir dalam hidup Tinah lewat sebuah tatapan mata. Keduanya menikah, mereka pun menjadi Ibuk dan Bapak.
Lima anak terlahir sebagai buah cinta. Hidup yang semakin meriah juga semakin penuh perjuangan. Angkot yang sering rusak, rumah mungil yang bocor di kala hujan, biaya pendidikan anak-anak yang besar, dan pernak-pernik permasalahan kehidupan dihadapi Ibuk dengan tabah. Air matanya membuat garis-garis hidup semakin indah.
ibuk, novel karya penulis national best seller Iwan Setyawan, berkisah tentang sebuah pesta kehidupan yang dipimpin Oleh : seorang perempuan sederhana yang perkasa. Tentang sosok perempuan bening dan hijau seperti pepohonan yang menutupi kegersangan, yang memberi nafas bagi kehidupan.
—————————————————————————————————————————————–
5. ChickLit: I’ve Got Your Number
Oleh : Sophie Kinsella
Tags : Novel, Chicklit, Cinta
Sinopsis :
Cincin pertunanganku hilang… :( Padahal cincin itu sudah menjadi milik keluarga Magnus selama tiga generasi. Gimana dooong?! :(
Gara-gara beberapa gelas sampanye di acara amal, hidup Poppy kacau-balau. Bukan saja cincinnya hilang pada hari dia akan bertemu dengan calon mertua, ponselnya pun ikut raib, padahal nomornya sudah dia sebarkan ke seluruh staf hotel yang ikut mencari cincin itu. Ketika dilanda kebingungan, tahu-tahu dia menemukan ponsel di tempat sampah. Aha! Karena sudah dibuang, ponsel itu jadi milik publik, bukan?
Sayangnya, si pemilik ponsel, Sam Roxton, tidak senang. Dia mau ponselnya kembali, dan dia sebal Poppy membaca pesan-pesannya serta ikut campur dalam hidupnya. Bayangkanlah betapa ruwet hidup Poppy di antara kesibukan mempersiapkan pernikahan, meneruskan SMS dan e-mail, juga menyembunyikan tangan kirinya dari Magnus serta orangtuanya…
—————————————————————————————————————————————–
6. TeenLit: Teror
Oleh : Lexie Xu
Tags : Novel, Teenlit, Remaja, Horor, Thriller, Johan Series
Sinopsis :
* Buku terakhir dari Johan Series (lanjutan ‘Obsesi’, ‘Pengurus MOS Harus Mati’ & ‘Permainan Maut’)
Namaku Johan, dan akulah penyebab mimpi buruk semua orang. Semua orang selalu meremehkanku, mulai dari ibuku hingga anak-anak tolol di sekolahku, dan aku selalu berhasil memberi mereka pelajaran bahwa aku tidak bisa diremehkan. Tentu, beberapa akibatnya tak kuduga, seperti aku telah menewaskan ibuku dan beberapa kecelakaan lain, tapi itu harga yang harus kubayar demi menegakkan harga diriku.
Hidupku berubah drastis sejak aku bertemu Jenny, cewek yang sudah merebut rumah masa kecilku. Bukan saja itu kesalahan yang dilakukannya, melainkan juga ternyata dia berteman dengan cewek cantik yang seharusnya menjadi teman atau, lebih baik lagi, pacarku. Aku bertekad akan menghukum Jenny. Namun kebalikan dari harapanku, akulah yang dijebloskan ke rumah sakit jiwa.
Di balik dinding yang membatasiku dengan orang-orang gila, aku mulai menyusun siasat dan rencana. Aku berhasil memperdalam kemampuanku untuk memengaruhi orang lain, menggerakkan mereka untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kotorku, bagaikan pion-pion tak berharga yang bisa kukorbankan sewaktu-waktu.
Sekarang, setelah aku berhasil keluar dari rumah sakit jiwa, waktunya untuk pembalasan dendam. Mereka semua yang sudah berani menentangku akan merasakan akibatnya. Sebab kali ini, aku akan mengirim mereka ke neraka….
—————————————————————————————————————————————–
BACA JUGA
NOVEL DAN BUKU BEST SELLER GRAMEDIA JUNI 2013
7. Box Set The Hunger Games
Oleh : Suzanne Collins
Tags : Novel, Remaja, Petualangan, Fantasi, The Hunger Games, Catching Fire, Mockingjay
Sinopsis :
Dua puluh empat peserta. Hanya satu pemenang yang selamat.
Itulah konsep The Hunger Games, ketika remaja-remaja dari 12 Distrik di Panem dikumpulkan untuk bertarung sampai mati.
Katniss Everdeen bertahan dari The Hunger Games pertama hingga muncul menjadi Mockingjay, sang ikon pahlawan dalam menggulingkan Capitol.
Penghargaan:
Publishers Weekly’s Best Books of The Year
New York Times Notable Children’s Book of the Year
Time Top 10 Fiction Books
Kirkus Book of the Year
Booklist Editor’s Choice
—————————————————————————————————————————————–
8. The Hunger Games
Oleh : Suzanne Collins
Tags : Novel, Petualangan, Fantasi, The Hunger Games
Sinopsis :
Dua puluh empat peserta. Hanya satu pemenang yang selamat.
Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikeliling dua belas distrik. Katniss gadis 16 tahun tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di distrik termiskin di Distrik12.
Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing Distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung sampai mati dan ditayangkan secara langsung di acara televisi “The Hunger Games”. Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.
Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.
Publishers Weekly’s Best Books of The Year
New York Times Notable Children’s Book of 2008
—————————————————————————————————————————————–
9. The Hunger Games #3: Mockingjay
Oleh : Suzanne Collins
Tags : Novel, Remaja, Petualangan, Fantasi, The Hunger Games
Sinopsis :
Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. Tapi dia belum sepenuhnya aman dari ancaman Capitol meskipun kini ia dalam lindungan Distrik 13.
Pemberontakan makin merajalela di distrik-distrik untuk menjatuhkan Capitol. Kini tak ada seorang pun orang-orang yang dicintai Katniss aman karena Presiden Snow ingin menumpas revolusi dengan menghancurkan Mockingjay… bagaimanapun caranya.
“Buku terakhir dari trilogi Hunger Games ini adalah yang terbaik. Novel yang dirancang indah dan cerdas pada setiap tingkat..” —Publishers Weekly
“Memesona, memukau, dan mengerikan.” —Los Angeles Times
“Plot cerita ini menegangkan, dramatis, dan seru.” —School Library Journal
“Menegangkan… bahkan orang dewasa ingin buru-buru membacanya hingga tamat.” —USA Today
“Trilogi ini merangkum gerakan politik dari novel 1984, kekerasan yang tak terlupakan dari buku A Clockwork Orange, nuansa imajinasi The Chronicles of Narnia and daya cipta nan cerdas dari Harry Potter.” —New York Times Book Review
Penghargaan:
#1 New York Times Bestseller
#1 Publishers Weekly Bestseller
A 2010 Booklist Editors’ Choice
A 2010 Kirkus Best Book of the Year
A Publishers Weekly Best Book of 2010
#1 USA Today Bestseller
—————————————————————————————————————————————–
10. MetroPop: Sunshine Becomes You
Oleh : Ilana Tan
Tags : Novel, Metropop, Cinta
Sinopsis :
“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”
Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.
Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.
Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.
—————————————————————————————————————————————–
11. 9 Summers 10 Autumns
Dari Kota Apel Ke The Big Apple
Oleh : Iwan Setyawan
Tags : Summer, Autumn, Apel, Apple
Sinopsis :
Di kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6 x 7 meter, seorang anak laki-laki bermimpi. Kelak, ia akan membangun kamar di rumah mungilnya. Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri. Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya. Sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar. Ia tumbuh besar bersama empat saudara perempuan. Tak ada mainan yang bisa diingatnya. Tak ada sepeda, tak ada boneka, hanya buku-buku pelajaran yang menjadi “teman bermain”-nya. Di tengah kesulitan ekonomi, bersama saudara-saudaranya, ia mencari tambahan uang dengan berjualan di saat bulan puasa, mengecat boneka kayu di wirausaha kecil dekat rumah, atau membantu tetangga berdagang di pasar. Pendidikanlah yang kemudian membentangkan jalan keluar dari penderitaan. Dan kesempatan memang hanya datang kepada siapa yang siap menerimanya. Dengan kegigihan, anak Kota Apel dapat bekerja di The Big Apple, New York. Sepuluh tahun mengembara di kota paling kosmopolit itu membuatnya berhasil mengangkat harkat keluarga sampai meraih posisi tinggi di salah satu perusahaan top dunia. Namun tak selamanya gemerlap lampu-lampu New York dapat mengobati kenangan yang getir. Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi dan menghadirkan seseorang yang membawanya menengok kembali ke masa lalu. Dan pada akhirnya, cinta keluargalah yang menyelamatkan semuanya.
Bundelan kertas penting yang disesaki hikayat kerja keras, kehangatan keluarga, dan perantauan. Sungguh sebuah praktik man jadda wajada yang terang. Selamat mereguk semangat perjuangan dan kesabaran anak sopir angkot di sudut Jawa Timur yang berkilau di New York. Inspiratif.
–A. Fuadi, Penulis best seller trilogi Negeri 5 Menara
….most of all it is a story of dreams come true, sharply focused by a person who knows what he wants. Certainly very relevant in today`s world which needs the dose of positive energy that Mr Iwan Setyawan delivers.
–Wimar Witoelar, Authority in journalism, public relations and communication
Menggugah. Iwan berhasil membahasakan dengan ringan dan renyah bahwa pendidikan dan determinasi hidup adalah sahabat sejati perbaikan nasib manusia.
–Anas Urbaningrum, Penulis, pencinta kuliner nusantara, politisi
Kisah Iwan menjadi bukti nyata tentang efek pendidikan.
–Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina dan Ketua Indonesia Mengajar
—————————————————————————————————————————————–
12. The Hunger Games #2: Catching Fire – Tersulut
Oleh : Suzanne Collins
Tags : Novel, The Hunger Games, Fantasi, Petualangan
Sinopsis :
Api pemberontakan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam
Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam.
Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan-nya. Satu-satunya cara untuk meredakan kegelisahan penduduk adalah membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluarga dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya….
“Collins berhasil menulis buku kedua yang lebih bagus daripada buku pertama.”
–The New York Times
“Buku ini jauh melampaui perkiraanku Sama serunya dengan The Hunger Games, tapi lebih mengena di hati… Luar biasa. Kau bakal rela bagadang membacanya. ” – Stephenie Meyer, penulis Twilight Saga
Penghargaan:
#1 NEW YORK TIMES BESTSELLER
#1 PUBLISHERS WEEKLY BESTSELLER
TIME MAGAZINE
TOP 10 FICTION BOOKS OF 2009
buku best seller gramedia
Buku dan Novel Terlaris Best Seller Gramedia
buku terlaris di gramedia
CINTAKU
Cintaku ini
Matahari mulai memanas dan keringat mengucur di dahiku. Masih empat
lagu yang belum kubawakan , tapi ku tak sanggup lagi tuk berdiri.
Akhirnya kupaksakan raga ini tuk menghibur ribuan orang. Dan akhirnya
acara ini pun selesai sudah.Sampai di rumah , aku langsung terkulai lemas menunggu saat ku menutup mata . Akhirnya ku tertidur . Kicauan burung membangunkanku di pagi itu . Kurasakan cacing perutku berdemo ingin di beri makanan . Lalu ku berjalan selangkah demi selangkah menuju meja makan .
Betapa terkejutnya aku melihat meja makan yang penuh dengan makanan . “Siapa yang memasaknya ?” tanyaku dalam hati . Tiba-tiba muncul sosok wanita berrambut panjang berbaju putih muncul di balik pintu dapur . Dan ternyata adalah kekasihku .
Dia adalah Angel , wanita yang sangat kucintai . Penyabar , jujur , perhatian dan setia adalah sifatnya . Banyak lagu yang kuciptakan karena terinspirasi darinya . Dari bidadari yang hinggap dihatiku dan menjelma sebagai kekasih dalam hidupku .
“ Sejak kapan kau disini ? ”, tanyaku
“ Sejak kau masih tidur . ”, jawabnya dengan senyuman manis
“ Mengapa kau tak bangunkanku ? ”, tanyaku
“ Kulihat kau begitu lelah dan menikmati tidurmu . ”, jawabnya
Karena cacing perutku meronta-ronta , ku lahap roti keju yang ada di hadapanku . Angel melirikku dengan senyuman .
“Lapar ya ?”, tanya Angel dengan nada manja .
“Ho’oh”, jawabku dengan menganggukkan kepala .
Sesaat kemudian , aku mendapat telepon dari produser untuk menghadiri meeting dengannya . Padahal di hari itu juga aku berjanji pada Angel untuk menemaninya pergi ke rumah orang tuanya di Bogor . Akhirnya rencana itu pun pupus sudah dan Angel tidak jadi pergi ke Bogor karena aku harus meeting dan menggarap project dengan produser . Aku pun berjanji pada Angel bahwa bulan depan aku akan menemaninya ke Bogor .
Setiap malam aku menciptakan lagu untuk mempersiapkan album baruku yang akan dirilis bulan depan . Sehingga waktu luangku habis hanya untuk membuat lagu dan waktu untuk Angel menjadi terbengkelai . Setiap kali Angel mengajakku bertemu aku selalu mengelak dengan alasan pekerjaan .
Tak terasa sudah tiga minggu aku tidak berjumpa dengan Angel . Rasa rindu tumbuh subur dihatiku . Tetapi saat aku bertemu dengan Angel , sifatnya sedikit agak berubah . Dia tampak pendiam dan lebih pasif . Tidak seperti biasanya yang periang dan murah senyum . Mungkin dia agak marah karena aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku . Hal itu tak kutanggapi dengan serius .
Sehari sebelum launching album , produser mengadakan meeting dan diakhiri dengan check sound . Hari yang kutunggu akhirnya tiba . Aku berharap launching album ini berjalan seperti yang ku inginkan dan album yang ku garap meledak dipasaran .
Di awal acara aku mendapat telepon dari Angel yang menagih janji untuk menemaninya pergi ke Bogor . Akhirnya kuputuskan agar Angel berangkat sendiri dan aku akan menyusulnya besok pagi . Tanpa jawaban , Angel langsung memutus telepon . Hal itu tak kutanggapi dengan serius . Dan acara ini pun berjalan sukses .
Tiba-tiba ada kabar yang menyebutkan bahwa Angel telah mengalami kecelakaan lalu lintas . Aku pun langsung bergegas menuju rumah sakit . Tetapi kedatanganku sudah terlambat . Angel terlebih dahulu pergi sebelum aku datang .
Air mataku jatuh terurai saat ku melihat sosok yang kucinta telah terbujur kaku di hadapanku . Wajahnya seolah tersenyum menyambut kedatanganku . Menyambut kedatangan orang yang tak punya mata hati .
Kulihat secarik kertas di samping tubuh Angel yang ternyata adalah pesan terakhirnya . Dalam pesan itu Angel menulis tiga kata yang membuatku sangat menyesal . “ Kutunggu Kau Disana “ itulah pesan yang ditulis Angel sebelum ia pergi ke Bogor . Ternyata dia sudah merasakan apa yang akan dia alami .
Mungkin , batu nisan pisahkan dunia kita , namun dirimu akan selalu ada di hidupku . Menemani dalam setiap detak jantung hingga merasuk dalam palung jiwa . Penyesalan yang selalu datang takkan membuatmu kembali . Namun kuyakin kau telah bahagia di singgasana surga .
Maafkan aku Angel .
Saturday, September 21, 2013
ENGLISH NEWS AND STORY
Tornadoes Ransacked Brooklyn, Queens in 2010
On Thursday, Sept. 16, 2010, a
system brewing over New Jersey tracked east across New York City, Long Island
and Connecticut and dropped two tornadoes on the boroughs of Brooklyn and
Queens.
The first
tornado, rated an EF-0 by the National Weather Service (NWS), was on the ground
for 2 miles near Park Slope in the borough of Brooklyn. The second tornado
tracked for 4 miles through Queens County near Flushing and Bayside.
A macro burst and straight-line
winds were also confirmed. Winds gusted to 125 mph in an 8-mile stretch, up to
5 miles wide, the NWS report stated.
The unusual event killed one and
injured many. Trees and power lines were downed in roadways and on cars
throughout the boroughs.
"What
this all adds up to is that the majority of NYC residents did not see a
tornado, but a large portion of the local population was affected by
straight-line winds which had the equivalent speeds of an EF-2 tornado,"
AccuWeather.com Meteorologist Jesse Ferrell wrote on his WeatherMatrix blog the
day the NWS confirmed the events.
The NWS confirmation was made
despite a slew of hoax photos and videos circulating on social media.
"I was a little surprised to
see them confirmed, but that just goes to show that they can be obscured by
rain and it can take a thorough storm scene investigation to ferret out the
root causes of severe weather damage," Ferrell said.
Though
rare, tornadoes in New York City are not unprecedented. Nearly one dozen have
occurred in New York City since 1985, according to the New York City Office of
Emergency Management.
Most recently, on Sept. 8, 2012, a
waterspout came onshore as an EF-0 in Rockaway Beach, before becoming an EF-1
in Brooklyn and causing significant damage in Canarsie.
Charles (Robert) Darwin
(1809-1882)
Darwin was born in
Shrewsbury, Shropshire. He was the son of Robert Waring Darwin and his wife
Susannah; and the grandson of the scientist Erasmus Darwin, and of the potter
Josiah Wedgwood. His mother died when he was eight years old, and he was
brought up by his sister. He was taught Classics at Shrewsbury Grammar School,
then sent to Edinburgh to study medicine, which he hated, and a final attempt
at educating him was made by sending him to Christ's College, Cambridge, to
study theology (1827). During that period he loved to collect plants, insects,
and geological specimens, guided by his cousin William Darwin Fox, an
entomologist. His scientific inclinations were encouraged by his botany
professor, John Stevens Henslow, who was instrumental, despite heavy paternal
opposition, in securing a place for Darwin as a naturalist on the surveying
expedition of HMS Beagle to Patagonia (1831-1836).Under Captain Robert Fitzroy, he visited Tenerife, the Cape Verde Is, Brazil, Montevideo, Tierra del Fuego, Buenos Aires, Valparaiso, Chile, the Galapagos, Tahiti, New Zealand, and Tasmania. In the Keeling Island he devised his theory of coral reefs. During this five-year expedition he obtained intimate knowledge of the fauna, flora, and geology of many lands, which equipped him for his later investigations. By 1846 he had published several works on the geological and zoological discoveries of his voyage—works that placed him at once in the front rank of scientists. He developed a friendship with Sir Charles Lyell, became secretary of the Geological Society (1838-1841), and in 1839 married his cousin Emma Wedgwood (1808-1896).
From 1842 he lived at Down House, Downe, Kent, a country gentleman among his gardens, conservatories, pigeons, and fowls. The practical knowledge he gained there, especially in variation and interbreeding, proved invaluable. Private means enabled him to devote himself to science, in spite of continuous ill-health; it was not realized until after his death that he had suffered from Chagas's disease, which he had contracted from an insect bite while in South America.
At Down House he addressed himself to the great work of his life—the problem of the origin of species. After five years collecting the evidence, he began to speculate on the subject. In 1842 he drew up his observations in some short notes, expanded in 1844 into a sketch of conclusions for his own use. These embodied the principle of natural selection, the germ of the Darwinian Theory, but with typical caution he delayed publication of his hypothesis.
However, in 1858 Alfred Russel Wallace sent him a memoir of the Malay Archipelago, which, to Darwin's surprise, contained in essence the main idea of his own theory of natural selection. Lyell and Joseph Hooker persuaded him to submit a paper of his own, based on his 1844 sketch, which was read simultaneously with Wallace's before the Linnean Society in 1858. Neither Darwin nor Wallace was present at that historic occasion.
Darwin then set to work to condense his vast mass of notes, and put into shape his great work, On the Origin of Species by Means of Natural Selection, published in 1859. This epoch-making work, received throughout Europe with the deepest interest, was violently attacked because it did not agree with the account of the creation of man given in the Book of Genesis. But eventually it succeeded in obtaining recognition from almost all biologists.
Darwin continued to work at a series of supplemental treatises: The Fertilisation of Orchids (1862), The Variation of Plants and Animals under Domestication (1867), and The Descent of Man, which provoked fresh controversy by postulating that the human race derived from a hairy animal belonging to the great anthropoid group, and was related to the progenitors of the orang-utan, chimpanzee, and gorilla. In his 1871 work Selection in Relation to Sex he also developed his important supplementary theory of sexual selection. Later works include The Expression of Emotions in Man and Animals (1872), Insectivorous Plants (1875), The Effects of Cross and Self Fertilisation in the Vegetable Kingdom (1876), Different Forms of Flowers in Plants of the Same Species (1877), and The Formation of Vegetable Mould through the Action of Worms (1881).
Darwin died after a long illness, leaving eight children, several of whom achieved great distinction. Although Charles Darwin was not the sole originator of the evolution hypothesis, nor even the first to apply the conception of descent to plants and animals, he was the first thinker to gain for that theory a wide acceptance among biological experts. By adding to the crude evolutionism of Erasmus Darwin, Lamarck, and others, his own specific idea of natural selection, Darwin supplied a sufficient cause, which raised it from a hypothesis to a verifiable theory.
Pernikahan dan anak-anak
Darwin pada 1842 dengan anak sulungnya, William Erasmus Darwin.
Pada 29 Januari 1839,
Darwin menikahi sepupunya Emma
Wedgwood di Maer dalam sebuah upacara Anglikan yang diatur agar sesuai dengan kaum Unitarian.Setelah pertama-tama tinggal di Gower Street, London, pasangan ini pindah pada 17 September 1842 ke Down House di Downe (yang kini terbuka untuk kunjungan masyarakat, di selatan Orpington). Keluarga Darwin mempunyai sepuluh orang anak, tiga di antaranya meninggal dalam usia dini. Banyak dari mereka dan cucu-cucu mereka kelak menjadi terkenal (lihat keluarga Darwin — Wedgwood)
- William Erasmus Darwin (27 Desember 1839–1914)
- Anne Elizabeth Darwin (2 Maret 1841–22 April 1851)
- Mary Eleanor Darwin (23 September 1842–16 Oktober 1842)
- Henrietta Emma "Etty" Darwin (25 September 1843–1929)
- George Howard Darwin (9 Juli 1845–7 Desember, 1912)
- Elizabeth "Bessy" Darwin (8 Juli 1847–1926)
- Francis Darwin (16 Agustus 1848–19 September 1925)
- Leonard Darwin (15 Januari 1850–26 Maret 1943)
- Horace Darwin (13 Mei 1851–29 September 1928)
- Charles Waring Darwin (6 Desember 1856–28 Juni 1858)
Tuesday, July 30, 2013
The Story of Medusa and Athena
Once upon a time, a long time ago
there lived a beautiful maiden named Medusa. Medusa lived in the city
of Athens in a country named Greece -- and although there were many
pretty girls in the city, Medusa was considered the most lovely.
When
Medusa saw the sculptures, she
whispered that she would have made a much better subject for the
sculptor than Athena had. When Medusa saw the artwork, she commented
that the
artist had done a fine job considering the goddess's thick eyebrows --
but imagine how much more wonderful the painting would be if it was of
someone as delicate as Medusa.
“Nonsense,”
Athena
retorted, “Beauty fades swiftly in all mortals. It does not comfort
the sick, teach the unskilled or feed the hungry. And by my
powers, your loveliness shall be stripped away completely. Your fate
shall serve as a reminder to others to control their pride.”
Unfortunately, Medusa was very proud of her beauty and thought or spoke of little else. Each day she boasted of how
pretty she was and each day her boasts became more outrageous.
On Sunday, Medusa bragged to the miller that her
skin was more beautiful than fresh fallen snow. On Monday, she told the
cobbler that her hair glowed brighter than the sun. On Tuesday, she
commented to the blacksmith’s son that her eyes were greener than
the Aegean Sea. On Wednesday, she boasted to everyone at the public
gardens that her lips were redder than the reddest rose.
When she wasn’t busy sharing her thoughts about her
beauty with all who passed by, Medusa would gaze lovingly at her
reflection in the mirror. She admired herself in her hand mirror for
an hour each morning as she brushed her hair. She admired
herself in her darkened window for an hour each evening as she got
ready for bed. She even stopped to admire herself in the well each
afternoon as she drew water for her father's horses -- often forgetting
to fetch the water in her distraction.
On and on Medusa went about her beauty to anyone
and everyone who stopped long enough to hear her -- until one day when
she made her first visit to the Parthenon with her friends. The
Parthenon was
the largest temple to the goddess Athena in all the land. It was
decorated with amazing sculptures and paintings. Everyone who entered
was awed by the beauty of the place and couldn’t help but think of how
grateful they were to Athena, goddess of wisdom, for inspiring them
and for watching over their city of Athens. Everyone, that is, except
Medusa.
When
Medusa saw the sculptures, she
whispered that she would have made a much better subject for the
sculptor than Athena had. When Medusa saw the artwork, she commented
that the
artist had done a fine job considering the goddess's thick eyebrows --
but imagine how much more wonderful the painting would be if it was of
someone as delicate as Medusa.
And when Medusa reached the altar she sighed
happily and said, “My this is a beautiful temple. It is a shame it was
wasted on Athena for I am so much prettier than she is – perhaps some
day people will build an even grander temple to my beauty.”
Medusa’s friends grew pale. The priestesses who
overheard Medusa gasped. Whispers ran through all the people in
the temple who quickly began to leave -- for everyone knew that Athena
enjoyed watching over the people of Athens and feared what might happen
if
the goddess had overheard Medusa’s rash remarks.
Before long the temple was empty of everyone except
Medusa, who was so busy gazing proudly at her reflection in the large
bronze
doors that she hadn't noticed the swift departure of everyone else.
The image she was gazing at wavered and suddenly, instead of her own
features, it was the face of Athena that Medusa saw reflected back at
her.
“Vain and foolish girl,” Athena said angrily, “You
think you are prettier than I am! I doubt it to be true, but
even if it were -- there is more to life than beauty alone. While
others work and play and learn, you do little but boast and admire
yourself.”
Medusa tried to point out that her beauty was an inspiration to those around her and that she made their lives better by simply
looking so lovely, but Athena silenced her with a frustrated wave.
“Nonsense,”
Athena
retorted, “Beauty fades swiftly in all mortals. It does not comfort
the sick, teach the unskilled or feed the hungry. And by my
powers, your loveliness shall be stripped away completely. Your fate
shall serve as a reminder to others to control their pride.”
And with those words Medusa’s face changed to that of a hideous monster. Her hair twisted and thickened into horrible
snakes that hissed and fought each other atop her head.
“Medusa, for your pride this has been done. Your
face is now so terrible to behold that the mere sight of it will
turn a man to stone,” proclaimed the goddess, “Even you, Medusa, should
you seek your reflection, shall turn to rock the instant you
see your face.”
And with that, Athena sent Medusa with her hair of
snakes to live with the blind monsters -- the gorgon sisters -- at the
ends of
the earth, so that no innocents would be accidentally turned to stone
at the sight of her
Monday, July 29, 2013
The Modern Story Of Frog Prince
In England,There is A Beautiful Daughter of president in England.But
She was Arrogant and Didn’t care to the poor People.Her name Is Preety.One
Day,Her Father Asked preety to went to university,but the fact his daughter
didn’t want to go there.and Then The President Gave massage with BBM to His
daughter.
“My Daughter,You must go to unniversity Now,If you don’t
want… I Don’t give you money again for this month…do you understand.”
Because of preety was afraid with this massage,she went to university.In
the school,she was late and because of that the lecture was angry to preety.
And the lecture asked preety to Went Home and couldn’t Join School.And directly
She Went home as fast as she could. And suddenly,when she passed the middle of
forest.She got a problem with her car.The Car couldn’t Move again,and she was
confused because she could nothing there.For About 30 Minutes,There was a boy
who passed that way.and the the boy said “what are you doing here? Do you have
a problem? Could I help you ?”with the kind face.
“hmm I don’t need your help,I can do everything by my self”
preety said. “Ohh,if just like that,No problem… Yeah See Yaa,Good luck for you”
the boy continued his travel.
And the preety thought,”There is no people here,how can I go
back in my condition Like This?” And She called The boy here again.. “Hy
Boy,Help Me.. Please” Preety said. “Hahaha You said you don’t need my help,How
Could It be? Hehehe what can I help you? “ the boy said. “Hmmzz, I don’t know
what’s wrong with my car… Can you make it better again?” Preety Said. “Ohh
Oke,If I Can Repair Your car, I have a request..” the Boy said. “What?? Omg (Oh
My God) What do you want? “ Preety was panic. “hehehe simple,The First Give me
you Pin BB Or Your Facebook. And Then You must Want to be my Love.Can you?” the
boy told the girl seriously. “What? Ohh yeahh Oke.. “ preety answered (she lied
to the boy).
After The Boy Repaired The car,He asked His request to
preety. “ I’ve done to repair your car,now I need request that I wanted just
now..”. “Hehe,My Pin 2944BEDC.About My facebook later Okee.hmm About Your
Lovely To be,You must change You Face first,HAHAHA You’re ugly you know.. See U
Again” Preety insulted the boy and went home as fast as she could.
“Hmm,The arrogant People.. Hehehe No Problem,I Can disturb
you with BBM..You Are My Girl Haha” The Boy Was Spirit.
Every day the boy Chat with Preety,But preety didn’t know
about the boy who helped her last time.Until One time,Preety Began to love that
boy. For about 4 months,the made a close. And preety asked his name.. “Do you
know,I Don’t know about you.. but Now I want to know about you,, all about
you,, Can you tell me ?” Preety sent massage with bbm to The boy. “Hmmm Oke if
you want know about me,I’m Prince” the boy told preety about him self. “Ohh
your name is cool As your heart which always Can My heart Enjoy to talk With
you” Preety Made some persuit To Prince. “Hahaha,You’re so Funny but I like
you.. hehe “.
“Hmm,Prince Do you mind if we meet in one place? Cause I want
to see your real face!! Can you?” Preety Asked curious. “Hehehe Oke,Tomorrow In
Middle Of bigbang.. Oke?” Prince Told The time And The Place to her For Made A
Meeting.
Tomorrow,Preety came to the bigbang waited for prince..
Suddenly The boy Who Helped Her Last Time Said Greeting To Preety. “Hy
Preety,Do you still remember me? Haha “ The boy (Prince) said.
“What? What the hell are you doing? Go away from me,Ugly
people.. I don’t want to meet you anymore!! Go!! “ Preety was angry to the
boy(Prince). “ohh Oke,If just Like that.. Hmzz Actually, I Want to Told you
Something,But later!! See You” prince was Dissapointed With Preety.
Until afternoun,the girl was waiting prince.but the fact,she
asked him to go away. And then Preety went Home Because she couldn’t meet
prince. “Prince,Why didn’t you come to bigbang? I was waiting you for 2 hours..”
preety sent message to prince. “I’m sorry,I Got a problem last time.. so I can
go there!!”Prince said (he make a reason). “hmm Yeah No Problem,How If Next
week you come to my birthday Party? You Should Come! “ Preety said. “Hehehe
Insyallah..” Prince answered.
Next Week,Prince Came to Preety’s Birthday party.But He was
shy because he was ugly. And He Should come to the party… In The party,He met
Preety “ Happy Birthday preety” prince said. “haa? You again? OMG(Oh My God)
What Are U Doing Here? I Don’t Know you,why do you come to my party?” Preety
Said. “Hmm Oke I’LL Tell you something,I’m Prince who always BBM With you
everyday,And I always Give you motivation for you.. Do You still remember?”
Prince Tell The True One. “Haa? You lie to me,Don’t you!!” Preety Was Shock. “Hmm
Yeah This is my self I’m Ugly and you know about me… I Don’t lie to you.. “Prince
told to preety all about himself. “Ohh My god,I’m Sorry.. I Don’t Know.. Hmm
Don’t Be afraid.. I’ve loved you because of your self.You Always Kind and give
me solution for my problem..” preety said. “Haa? Are u sure,You said that you
hate me because I’m ugly.” Prince said.
“No,for this time.. I Love you because of you characteristic…”
preety said.
“Waww.. “ Suddenly,Price Has changed to be handsome and cool
Boy…
“What IS That? And Who are u?” Preety was confused.
“Hmm Thank You Preety,You’ve changed my life. This is the real price, I got
magic from witch last time and if there is some love me and her love is pure…It
can change my self.. And I Get that in your self.. Thank You SO Much for your
love.. And DO You want to be my Lovely girl and accompany my live forever?”prince
told his feeling to preety and his story last time.
“Hmm There is No REJECT From me,Yes I Want Prince… “ Preety
Said Happily.
And Finally,Prince And Preety Becomed a family and They Live
Happly together until the god took their Life…
Saturday, July 27, 2013
Pare City
Pare, sebuah kota kecil di wilayah bagian utara kabupaten Kediri , propinsi Jawa Timur memiliki keunikan tersendiri. Di Pare Anda bisa menjumpai perkampungan pelajar bahasa asing yang sulit ditemukan di daerah lain di Indonesia, bahkan di dunia.
Pare, merupakan kota yang tenang dan aman, karena penduduknya sibuk dengan urusan kerja, belajar dan saling menghargai satu dengan yang lainnya.Kehidupan keagamaan, terutama agama Islam, dipenuhi dengan kegiatan yang cukup padat.
Dengan dibangunnya masjid Annur, semakin menambah kekusyuan dalam beribadah dan menambah keindahan kota Pare, dimana masjid tersebut sangat indah, tenang dengan latar belakang pemandangan yang alami.
Pare, dengan ketinggian sekitar 100 meter dari permukaan laut, dan berjarak sekitar 30 km dari lereng gunung Kelud yang masih aktif, membuat kota Pare cukup sejuk dan subur dimana agribisnis/pertanian merupakan mata pencaharian utama penduduknya.
Di salah satu desa di kecamatan Pare kabupaten Kediri, yakni dusun Singgahan, desa Pelem, terdapat perkampungan siswa bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, yang berjumlah ratusan hingga ribuan siswa, dan menurut pendapat sementara seseorang , mereka datang secara dari mulut ke mulut.Yang pasti terdapat banyak tempat kos/asrama di sepanjang desa, seperti layaknya sekitar kampus.
Biaya hidup di Pare relatif murah, untuk biaya menginap
hotel di Pare berkisar antara 50.000 s/d 150.000/hari, tempat kos
sekitar 100.000/bulan. Biaya makan, bisa dikatakan terbilang
murah.
fasilitas umum lain juga cukup lengkap, stadion olahraga bertaraf nasional,
beberapa bank(bank BCA, bank Mandiri, bank BNI, bank BRI bank Lippo, bank
Jatim, bank Danamon, bank Muamalat,dll.) , kantor pos, publik telepon, kolam
renang, pusat perbelanjaan, pasar, rumah sakit, fitness center, dll.
Untuk menuju kota Pare-Kediri tidak lah sulit, karena dilewati trafik bis antar kota, dari arah Surabaya sekitar 100 km ( 2,5 jam dengan kendaraan biasa), dari arah kota Malang sekitar 80 km (ditempuh sekitar 2 jam). Sedangkan dari kota Jogja, diperlukan sekitar 6 jam. Selamat datang di kota Pare!
Subscribe to:
Posts (Atom)


